AZAN HENTIKAN PUTING BELIUNG

22 04 2008

Gema suara azan yang dikumandangkan seorang warga Tgk Muhammad Daud, menghentikan angin puting beliung yang menerpa pemukiman penduduk di Desa Gurah, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (21/3) malam.

“Angin puting beliung yang bertiup kencang tiba-tiba berhenti meski sempat menghancurkan atap dua bangunan takkala suara azan dikumandangkan Tgk Muhammad Daud,” kata seorang warga Desa Gurah, Marwan, Sabtu.

Marwan menjelaskan, atap bangunan mushalla dan rumah warga bantuan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias itu tercampak sekitar 200 meter dari bangunan induknya setelah diterjang angin puting beliung.

Marwan menjelaskan suara gemuruh dari tiupan angin puting beliung sebelum menghancurkan atap bangunan itu terdengar cukup deras, mangakibatkan sejumlah warga ketakutan dan ada yang berlarian ke arah perbukitan.

“Itu merupakan kejadian pertama yang kami rasakan setelah tsunami akhir 2004. Sebagian warga berlarian ke arah perbukitan ketika mendengar suara gemuruh bersamaan gumpalan awan hitam mirip ketika tsunami menghancurkan wilayah ini,” ujarnya.

Muslimin, warga lainnya juga menyatakan angin puting beliung yang menghancurkan atau merusak dua bangunan itu cukup menakutkan warga, sebab tidak pernah terjadi sebelumnya.

“Angin puting beliung itu datang tiba-tiba meski cuaca ketika itu belum hujan. Ketika angin itu datang, saya berusaha membuka pintu rumah namun terhempas dahsyatnya angin tersebut karena mirip seperti kejadian tsunami,” tambahnya.

Saat bersamaan seorang warga mengumandangkan azan dengan suara keras sehingga menghentikan bencana tersebut. Tgk M Daud mengumandangkan azan yang bersamaan pula berhentinya tiupan angin puting beliung itu, tambah dia.

“Saya menyaksikan langsung ketika angin puting beliung dalam bentuk gumpalan awan hitam mengangkat seng-seng dari dua bangunan dengan ketinggiannya mencapai sekitar 20 meter dari bangunan induk dan terjatuh ke persawahan,” ujar Muslimin.

Ia menjelaskan bersamaan dengan gumpalan awan hitam dan angin kencang, juga terihat gumpalan api ditengah sawah namun tiba-tiba menghilang bersamaan redanya tiupan angin tersebut


Tindakan

Information

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.